HomeindonesiaPoliteknik Industri Logam Morowali Kunjungi Pusat Penelitian Metalurgi dan Material – LIPI untuk Jalin Sinergi

Politeknik Industri Logam Morowali Kunjungi Pusat Penelitian Metalurgi dan Material – LIPI untuk Jalin Sinergi

indonesia Kunjungan lipi metalurgi Rapat & Pertemuan 0 likes 101 views share

(Humas, Serpong) Pusat Penelitian Metalurgi dan Material (P2MM) LIPI menerima kunjungan dari Politeknik Industri Logam Worowali, Sulawesi Tengah (7/2/2019).  Pukul 13.00 WIB, begitu turun dari bus, rombongan segera disambut oleh pimpinan dan peneliti P2MM – LIPI.

Kunjungan rombongan yang terdiri dari dosen dan teknisi berjumlah 24 orang itu bertujuan untuk mendapat dukungan dalam mengembangkan program studi yang mengarah ke industri logam. Sebelumnya, rombongan tersebut telah mengunjungi Balai Penelitian Teknologi Mineral LIPI, Lampung.

Sebagai pembuka acara, Kepala Pusat Penelitian Metalurgi dan Material – LIPI, Dr. Ing -Andika Widya Pramono, M.Sc. menjabarkan profil P2MM – LIPI yang kegiatan penelitiannya antara lain pengolahan mineral untuk menghasilkan nilai tambah, baja tahan peluru, kawat superkonduktor, dan implan.

“Pertemuan ini adalah kesempatan terbaik untuk bersinergi dengan Politeknik Industri Logam Morowali. Morowali merupakan daerah yang kaya akan potensi pertambangan nikel laterit untuk baja laterit. Pada tahun 2018, kami ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Baja Laterit oleh Kemenristekdikti, maka ini menjadikan sesuatu yang bisa kami tawarkan. Semoga Politeknik Morowali bisa memiliki kurikulum mengenai baja laterit dari hulu hingga hilir”, papar Dr. Ing -Andika Widya Pramono, M.Sc. dalam sambutannya.

Presentasi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Isa Setiasyah Toha, M.Sc. dari Bidang Sistem Manufaktur – ITB yang ditugaskan ke Politeknik Morowali yang berada di bawah Kementerian Perindustrian. Politeknik Morowali berdiri pada tahun 2017. Sekolah ini dibangun sebagai respons dari dibukanya beberapa industri pertambangan besar Tiongkok di Morowali sejak tahun 2015. Beliau pun sempat menjelaskan soal pemberitaan ribuan tenaga kerja asing dari Tiongkok di Morowali.

Berkunjung ke tempat lab di P2MM – LIPI

 

“Apa yang kami rasakan adalah industri di Morowali sangat cepat berkembang. Dengan adanya Politeknik Morowali ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang mahir untuk bekerja di industri pertambangan. Selain itu juga kami mencita-citakan berdirinya Pusat Inovasi Morowali. Kami butuh dukungan dari lembaga riset, lembaga pendidikan, dan lainnya,” terang Prof. Isa.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari kedua belah pihak. Rombongan kemudian diajak melihat dan mengenal langsung fasilitas laboratorium P2MM – LIPI. (HRD/ADL)