Pengembangan Teknologi Pengolahan dan Peningkatan Nilai Tambah Mineral Nikel, Zirkon dan Logam Tanah Jarang

Research topic/ Topik penelitian Development inovative technology for  nickel laterite ore processing
Because of their corrosion resistance, high temprature strenght and creep resistance properties, Nickel  alloys are extensively used in metallurgy industry. Fe-Ni-Cr, Cu-Ni, Ni-Cr, Ni-Fe-Cr are major nickel alloy types that are importantly used in energy and infrastructure industry.  Nickel super alloys are  high performance alloy that exhibits excellent mechanical strength,  resistance to creep and  corosion at high  temprature are commonly used in turbin blade in aerospace, power and marine industry. Nickel alloys play an important role in the iron and  stainles steel industry. The most typicaly used of stainles stell in food industry AISI 304 is contained 18% Cr and 8% Ni  Nickel is the fifth most abundant element in the Earth,  Nickel occurs in essentially two ore type sulphidic an laterite. around  70 percent world nickel reserves are found in laterite,  sulphidic contain about 30 percent of world nickel resources. 15 percent world nickel laterite reserves are found in indonesia.
Based on currently known resources, we predict m
ost of the expansion in nickel production capacity in the future will come from processing of low grade laterite ores. however pyrometalurgy based feronickel smelting is uneconomic for low grade lateritic ore. Our research intertests are in the area of low grade nickel laterit ore processing  based hydrometalurgy included mineralogy, material exctraction, process simulation, electrowining and refining.

Pengembangan teknologi inovative untuk pemerosesan bijih nikel laterite
Paduan Nikel memiliki ketahanan  korosi yang tinggi, ketahan temprature dan ketahanan terhadap mulur, paduan nikel digunakan secara meluas dalam industri metalurgi, Paduan nikel Fe-Ni-Cr, Cu-Ni, Ni-Cr, Ni-Fe-Cr merupakan beberapa paduan yang penting dalam industri energi dan infrastruktur. Nikel super alloy salah satu paduan alloy berkinerja tinggi dengan sifat mekanik yang baik dan tahan terhadap korosi pada tempratur tinggi banyak digunakan pada industri pesawat terbang, power dan maitim. paduan nikel juga berperan penting pada industri besi dan stainless stell . salah satu jenis stainless steel yang banyak digunakan  dalam industri makanan AISI 304 mengandung 18% Cr dan 8 % Ni pada komposisinya Nikel merupakan unsur no 5 terbanyak di bumi, dialam nikel ditemukan dalam dua bentuk masing-masing sulfidis dan laterite. 70% cadangan nikel dunia ditemukan dalam bentuk laterite semantara sisasnya 30% ditemukan dalam bentuk sulfidis. 15% cadangan nikel dunia ditemukan di indonesia. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan nikel dunia.
berdasarkan data yang ada, kami memprediksi, pengembangan teknologi ekstraksi nikel dimasa yang akan datang akan berasal dari biji nikel laterite kadar rendah, namun demikian teknologi pyrometalurgi saat ini tidaklah cukup ekonomis untuk pemerosesan bijih laterit kadar rendah. Ketertarikan penelitian kami pada pemerosesan nikel kadar rendah berbasis hydrometalurgy didalamnya termasuk mineralogi, ekstraksi material, simulasi proses, elektrowining dan elektrorefining.

 

Zirconium ore processing and product beneficiation

 Zirkonia is   a refractory material that extremly stable and resistant to  high temprature corosion. The melting point of zirkoinia is over 2715 C.The most significant uses of zirconia products  are  opacifier in ceramic production, refractory in steel making, pigment, abrasive and insulation material. Niche use of zirconia products are thermal barier coating in diesel and jet engine to allow operation at higher temprature, crown and bridge in dental restoration, ceramic knives, High K for dielectric insulation in transistor, optical coating and solid oxide fuel cell. Indonesia is one of largest Zirconia producer in the world (Number 4 in 2012, after Australia, South Africa and China), The main issue in indonesian zirkonia mine product is  benefaction and conversion product. our research interests are in the area of ore processing, product conversion from zirconia sand to zirkonium oxide and zirconium metal. Structure polymorphism, catalyst and high temperature application are a part of our research interest.

Pemeoresan bijih zirkon dan benefisiasi produk
Zirkonia merupakan suatu material refraktori yang stabil dan memiliki ketahanan terhadap korosi tempratur tinggi.  zirkonia memiliki titik leleh diatas 2715 C. Pengunaan utama zirkonia adalah sebagai opcifier pada produksi kermaik, refraktori pada produksi baja, pigment, abrasive dan material insulator. pengunaan khusus produk zirkonia adalah dalam industri thermal barier coating diesel dan mesin jet yang memungkinkan mesin dapat beroprasi pada tempratur yang sangat tinggi, bahan mahkota pada gigi, pisau keramik, dielektrik insulator, coating optik dan solid oxide fuel cell.

Saat ini indonesia merupakan penghasil zirkonia terbesar nomer 4 didunia setelah australia, afrika selatan dan china. salah satu isu penting dalam produk tambang zirkonia indonesia adalah benefisiasi dan konversi produk. ketertarikan penelitian kami adalah diwiliyah pemerosesan bijih, konversi produk dari pasir zirkonia ke zirkonium oxide dan logam zirkon. polimorfisme struktur, katalis dan aplikasi pada tempratur tinggi menrupakan bagian yang tak terpisahkan dari ketertarikan riset kami.

Rare earth mineral processing

Rare earth elements are a group of seventeen elements in the periodic table, specifically chemical element with atomic numbers 57 through 71 ( lanthanum (57), cerium (58), praseodymium (59), neodymium (60), promethium (61), samarium (62), europium (63), gadolinium (64), terbium (65), dysprosium (66), holmium (67), erbium (68), thulium (69), ytterbium (70), and lutetium (71) plus scandium (21) and ytrium (39).
Rare earth metals are used in many device that people used such as laser, fiber optic, magnet, sensor, data storage, catalytic converter, hybrid car battery, catalyst in oil refining and petrochemical industry. The occurrence of rare earth elements in indonesia is not well know due to lack of mineral exploration. The occurance of rare earth elements in ransiki irian jaya was reported at 1966,   bangkinan, riau at 1982. however the potential deposite are found in pegunungan tiga puluh riau (1991).Rare earth element in indonesia also found as by-product of extraction process of tin mining, Rare earth element minerals, xenotime and monazite were found associated with tin alluvial deposited. Our reserach interest cover a variety field of rare earth elements extraction, mineral processing and refining.Pemerosesan mineral tanah jarang

Unsur tanah jarang merupakan kelompok 17 element  dalam sistem periodik. secara spesifik kelompok unsur dengan nomor atom 57 sampi 71,  lanthanum (57), cerium (58), praseodymium (59), neodymium (60), promethium (61), samarium (62), europium (63), gadolinium (64), terbium (65), dysprosium (66), holmium (67), erbium (68), thulium (69), ytterbium (70), and lutetium (71) ditambah scandium (21) dan ytrium (39)

Logam tanah jarang digunakan  secara meluas dalam beragam aplikasi mulai dari laser, magnet, sensor, penyimpanan data, katalitik converter, batery mobil hybrid sampai dengan katalis di pemurnian minyak dan indutri petrokimia. cadangan logam tanah jarang di indonesia tidak banyak diketahui karena minimnya ekplorasi. adanya cadangan logam tanah jarang di irian jaya dilaporkan pada tahun 1966, bangkinang riau pada tahun 1982, namun demikian cadangan logam tanah jarang yang paling potensial ditemukan di pegunungan tigapuluh riau, dilaporkan pada tahun 1991.

logam tanah jarang di indonesia juga ditemukan sebagai produk samping proses ekstraksi penambangan timah,. mineral logam tanah jarang xenotime dan monasite umum ditemukan berasosiasi dengan deposit aluuvial timah. ketrtarikan grup peneltian kami meliputi ekstraksi logam tanah jarang, pemerosesan dan pemurnian logam tanah jarang.


Research Group Members/anggota kelompok penelitian

Dr.Florentinus Firdiyono
Head of The Research Group
Mining,Extractive metallurgy
email:florentinus.firdiyono [AT] lipi.go.id

Dr.Djusman Sajuti
Mining,Extractive metallurgy
email:djusman.sajuti [AT] lipi.go.id

Dr.Rudi Subagja
Chemical Engineering,Extractive metallurgy
email:rudi.subagja [AT] lipi.go.id

Dr.Latifa Hanum Lalasari
Chemical Engineering,Extractive metallurgy
email:latifa.hanum.lalasari [AT] lipi.go.id

Murni Handayani.M.Eng (PhD Student at Osaka University)
Chemistry,Extractive metallurgy
email:murni.handayani [AT] lipi.go.id

Agus Budi Prasetyo M.T
Mining,Extractive metallurgy
email:agus.budi.prasetyo [AT] lipi.go.id

Eko Sulistiyono M.Si
Chemistry,Extractive metallurgy
email:eko.sulistiyono [AT] lipi.go.id

Iwan Setiawan M.Si
Chemistry,Extractive metallurgy
email:iwan.setiawan [AT] lipi.go.id

Ahmad Royani S.T
Metallurgy
email:ahmad.royani [AT] lipi.go.id

Ir.Arifin Arif
Mining,Extractive metallurgy
email:

Ariyo Suharyanto S.T
Geology
email: ariyo.suharyanto [AT] lipi.go.id

Ir.Dedy Sufiandi
Physical metallurgy, Iron and Steel
email: dedy.sufiandi [AT] lipi.go.id

Ir.Immanuel Ginting
Extractive metallurgy
email: immanuel.ginting [AT] lipi.go.id

Lia Andriyah S.T
metallurgy
email:lia.andriyah [AT] lipi.go.id

Ir.Stevanus Puguh Prasetyo
Extractive metallurgy, Nickel
email: stevanus.puguh.prasetyo [AT] lipi.go.id

Arini Nikitasari S.T
chemical engineering
email:arini.nikitasari [AT] lipi.go.id

Nadia Chrisayu Natasha. S.T
chemical engineering
email: nadia.chrisayu.natasha [AT] lipi.go.id

Lutviasari Nuraini S.Si
chemistry
email:lutviasari.nuraini [AT] lipi.go.id

 

 

Alumni
Dr.Solihin
Eddy Dwi Tjahyono
Ir. Rustiadi Purawiardi
Sabariman  

 

Contact us

Dr.Florentinus Firdiyono
Head of The Research Group
Extractive metallurgy
email:florentinus.firdiyono [AT] lipi.go.id

Kawasan PUSPIPTEK Gedung 470, Serpong Tangerang 15314, Indonesia
Telp. +62-21-7560911, 62-21-7563205 ext. 102
Fax. +62-21-7560553

Pencarian terkait:

pemurnian logam rare earth, apa uang menyebabkan unsur tanah jarang meluas di mada mendatang, refractory dalam pertambangan nikel, perkembangan metalurgi 2017, pengolahan zirkon, penghasil zirkonia di indonesia, pengertian pengolahan mineral, paduan logam yang berasal dari rare earth, mineral processing teknologi, teknologi mengolah logam diindonesia
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPrint this page