HomeUmumPembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis Aluminium
Pembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis Aluminium

Pembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis Aluminium

Umum 0 likes 1.4K views share

Peneliti Utama: Ir. Ronald Nasution

Pembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis Aluminium

Pada proses pencairan dan pemaduan aluminium murni diperlukan penanganan yang memadai. Hal ini disebabkan temperatur pencairan cukup tinggi yaitu 660oC (temperatur cair) + 100oC (super heat) = 760oC sehingga gas hidrogen mudah larut, dekomposisi produk korosi membentuk Al2O3 dan kelarutan unsur lain seperti Fe yang sangat merugikan.

Pembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis AluminiumDalam penelitian ini dilakukan paduan dari master alloying dan Indium (In) atau Timah (Sn) dengan berbagai komposisi.

Hampir 60% negara Indonesia dikelilingi oleh lautan dan banyak struktur berada di bawah permukaan laut. Kerusakan dan korosi pada struktur baja di bawah permukaan air maupun tanah dapat disebabkan oleh lingkungan yang korosif serta ketahanan terhadap korosi (corrosion resistance) dari logam yang rendah.

Pembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis AluminiumUntuk memperpanjang usia pakai struktur baja di bawah permukaan air maupun tanah maka digunakan sistem proteksi katodik.

Penelitian yang dilakukan di Puslit Metalurgi LIPI dengan judul “Pembuatan Anoda Karbon untuk Proteksi Katodik Berbasis Aluminium”, dimaksudkan untuk mempelajari teknik melting (pencairan) dan teknik alloying (pemaduan) dalam pembuatan anoda aluminium serta diikuti serangkaian pengujian metalografi, fisik dan efisiensi arus terhadap beberapa variasi komposisi yang dibuat.

Hasil Pengujian Anoda Al-Zn-In dan Al-Zn-Sn
Pembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis Aluminium
Pembuatan Anoda Korban untuk Proteksi Katodik Berbasis Aluminium

Pencarian terkait:

unsur anoda korban, pembuatan anoda tumbal, pusat negara kathdik adalah