HomeUmumIMPLAN PERMANEN NON-STAINLESS STEEL DAN BAJA UNGGUL LATERIT, INOVASI LIPI YANG MENJADI PERHATIAN ANGGOTA DPR RI
anggota-komisi-7-lihat-stand-implan-p2mm-lipi

IMPLAN PERMANEN NON-STAINLESS STEEL DAN BAJA UNGGUL LATERIT, INOVASI LIPI YANG MENJADI PERHATIAN ANGGOTA DPR RI

Umum 0 likes 194 views share

Cibinong, PDHP P2MM. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyelenggarakan science briefing for parliament di Pusat Inovasi (Pusinov) – LIPI, Cibinong Science Center – LIPI, Selasa (25/4), yang diikuti oleh anggota Komisi VII DPR RI,  Bupati Bogor dan para stakeholders. Acara ini merupakan upaya LIPI untuk menyebarluaskan informasi program dan kegiatan LIPI kepada para pemangku kepentingan, terutama anggota DPR RI.

“Kegiatan Science Briefing for Parliament  ini adalah bagian dari pertanggungjawaban LIPI kepada masyarakat melalui wakilnya di DPR RI” ungkap Kepala LIPI Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain. Melalui acara ini, Iskandar berharap akan terjalin kemitraan strategis antara LIPI dengan DPR dalam berbagai aspek ke depannya.

Di kesempatan ini, para anggota Komisi VII DPR RI turut melihat dan berdiskusi tentang prototipe implan permanen arthroplasty untuk sendi lutut (knee-joint arthroplasty implant) karya Pusat Penelitian Metalurgi dan Material (P2MM) – LIPI yang berkolaborasi dengan BATAN. Kepala P2MM LIPI Dr.-Ing. Andika W. Pramono, M.Sc memaparkan bahwa LIPI memiliki rekam jejak litbang implan yang panjang, sejak tahun 2005, terutama untuk implan permanen NON-stainless steel, seperti implan sendi lutut (knee-joint implant), implan sendi panggul (hip-joint implant), serta implan tulang belakang (spine implant) dari material kobal-kromium-molibdenum (Co-Cr-Mo) serta paduan titanium. Keseriusan LIPI mengembangkan implan permanen non-stainless steel ini diwujudkan dengan terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Loka Pengembangan dan Aplikasi Material Biokompatibel Implan Orthopedi (UPT PAMBIO) – LIPI, pembuatan dan sosialisasi sistem informasi dan basis data kebutuhan, jenis, serta ukuran implan yang real-time, serta kolaborasi uji coba produksi implan permanen non-stainless steel dengan pihak swasta.

implan-sendi-lutut-p2mm-lipi-tampak-belakang

Implan permanen non stainless steel

baja-laterit-p2mm-lipi-bentuk-baja-tulangan

Baja unggul berbasis bijih laterit

Mengenai baja unggul berbasis bijih laterit, Andika mengungkapkan bahwa inovasi ini adalah upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap baja konvensional yang bahan baku bijih besinya masih diimpor. Adapun baja unggul yang dikembangkan oleh LIPI sejak 1989 ini berbahan baku bijih nikel laterit kadar rendah (mineral limonit) yang kapasitasnya mencapai 2.8 milyar ton lebih di Kawasan Timur Indonesia (Sulawesi dan Halmahera Utara). Kekuatan serta ketahanan korosi baja unggul laterit ini lebih tinggi dari baja konvensional yang ada di pasaran, serta dengan keuletan atau duktilitas yang lebih baik. Di 2017 ini, teknologi pemrosesan dan manufaktur baja laterit LIPI mulai diadopsi oleh salah satu industri baja swasta untuk komoditas infrastruktur.

Hasil kunjungan kerja ini diharapkan digunakan sebagai bahan masukan bagi Komisi VII DPR RI dalam menjalankan peran dan fungsinya, khususnya pada bidang pengawasan, anggaran dan legislasi di bidang energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup serta riset dan teknologi.

Pencarian terkait:

arif nur hakim metalurgi, baja unggul
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPrint this page